PARAIBA TOURMALINE: sejarah dan ciri-cirinya.

ResizedImage600338-67421-1355958199174

Salah satu varian Tourmaline yang sangat digemari dan bernilai sangat tinggi saat ini adalah Paraiba Tourmaline yang merupakan varian dari Species Elbaite Tourmaline. Sebagai informasi saja, bahwa Tourmaline terbagi menjadi tiga kelompok;  Schorl Tourmaline (Dominan Black), Dravite Tourmaline (Dominan Brown) dan yang terakhir Elbaite (Blue, Green, Purple, Red, Colorless dan lain sebagainya). Berbicara mengenai Paraiba Tourmaline, varian yang satu ini berbeda dengan banyaknya varian Elbaite Tourmaline karena disebabkan oleh dua elemen yang tidak ditemukan pada varian Elbaite lainnya. Oleh karena itu. pada artikel kali ini, saya akan coba membahas mengenai Paraiba Tourmaline, dimulai dari sejarah awal mula ditemukannya, warna, element, proses identifikasinya.

Sejarah Paraiba Tourmaline

mapSejatinya, Paraiba merupakan nama suatu negara bagian di Brazil, dimana material ini pertama kali ditemukan pada tahun 1987, tepatnya di Mina da Batalha, dekat São José da
Batalha, Paraíba State, northeastern Brazil dan baru tak lama setelahnya juga ditemukan Tourmaline seperti ini ini di kota lainnya, Rio Grande do Norte di dua lokasi tambang; Mulungu dan Alto do Quintos. Meskipun dua lokasi ini bukan di Paraiba, Tourmaline yang dihasikan juga diebut dengan Paraiba. Karena itulah nama Paraiba digunakan untuk membedakan material Tourmaline ini dari Tourmaline lainnya. Tetapi perlu diingat bahwa supply Paraiba dari dua negara bagian/kota ini cukup terbatas. Dewasa ini, Brazil tidak sendirian sebagai pemasok Paraiba Tourmaline, karena material ini juga ditemukan dari dua negara di Africa; Nigeria dan Mozambique.

Tourmaline asal Nigeria mulai ramai ditemukan sejak tahun 2001, tepatnya dari wilayah tambang Edeko, dekat Ilorin, kota Ibadan, Nigeria. Warna yang dihasilkan cukup beragam, mulai dari blue, violetish blue, neon blue dan bluish green.Colors_of_Tourmaline_Nigeria

Sedangkan baru pada tahun 2005, Paraiba Tourmaline juga mulai ditemukan di Mozambique, tepatnya berlokasi di Alto Ligonha. Warnanyajuga cukup bervariasi, mulai dari blue, green bahkan sampai violet dan pink.Mozambique-Paraiba-Tourmaline

Properties dan Karakter Paraiba Tourmaline

39-Incolor-Summer-vol-2-2018-single_Page_35_Image_0001

 Saya sering mendapati kawan-kawan yang menganggap bahwa sebutan Paraiba hanya semata-mata disebabkan oleh warna, umumnya apabila warna biru dan hijau, dengan sedikit neon otomatis disebut Paraiba. Benarkah demikian? Tidak. Pertama, Paraiba Tourmaline adalah nama varian untuk Elbaite Tourmaline yang mengandung Copper (Cu) dan Manganese (Mn). Kedua, tidak semua Blue atau Green Tourmaline mengandung dua element ini, ambil contoh Indicolite (Blue) Tourmaline atau varian green Tourmaline lainnya, dimana tidak ditemukannya dua element yang saya sebutkan diatas.

Berbicara mengenai ciri warna pada Paraiba ini cukup bervariasi, dan ternyata tidak hanya sebatas pada neon green maupun blue, karena ternyata ada juga warna pink dan violet yang ditemukan mengandung elemen Copper dan Manganese.

Secara umum, Paraiba Tourmaline memiliki basic properties yang sama dengan varian Elbaite Tourmaline lainnya, Refractive index antara 1.62-1.64, Spesific Gravity berkisar di 3.08 lebih kurangnya, Hardness diangka 7.0-7.5, maupun ciri inklusi semuanya relatif sama. Proses identfikasi guna memisahkan varian Paraiba dengan Elbaite Tourmaline membutuhkan alat portable spectrometer yang dapat membaca dan menganalisa  chromophores atau disebut juga sebagai elemen pemberi warna.

Portable spectrometer yang saya maksud bukan alat kecil spectroscope yang penggunannya sangat terbatas terhadap lemen-elemen tertentu karena hanya bisa membaca dari range 400-700 nanometers, sedangkan portable spectrometer, dalam pengujian yang kami gunakan adalah Uv-ViS NIR dimana alat ini memiliki kemampuan membaca mulai dari range 300-1000 nm. 

IMG_6611

Berikut akan saya tampilkan perbedaan hasil analisa spectrum antara non-Copper Tourmaline dan Copper Bearing Tourmaline;

TourmalineGreen

Ket. gambar: Tourmaline non-copper, tidak ada peak di range 900 nm.

TourmalineBlueCopper

ket gambar; Copper bearing Tourmaline, perhatikan range antara 700-900 nm dengan peak di 900 nm (Cu)

Kesimpulan

Copper bearing Tourmaline atau yang biasa dikenal dengan Paraiba ini bukan ditentukan hanya berdasarkan tampilan warnanya saja, tapi diperlukan analisa dalam memastikan elemen didalamnya, karena sarat untuk menjadi Paraiba adalah terdapatnya kandungan Copper (Cu) dan Manganese (Mn).

Dan perlu diingat bahwa tidak hanya Copper bearing Tourmaline yang berasal dari Brazil saja yang boleh disebut Paraiba, karena selama terdapat dua elemen kunci tersebut, maka dari manapun asalnya tentu akan mendapat gelar Paraiba, terlebih lagi karakter Paraiba dari Brazil dan Nigeria serta Mozambique bisa dibilang akan sangat sulit untuk dibedakan atau dipastikan originnya.

Gimana, kalian punya Paraiba Tourmaline warna apa aja?

Advertisements

Published by adamharits

well, i hope to provide you with some interesting insight about gemstones! enjoy ;)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: