Tips-tips dalam memilih Gems Lab (Laboratorium Batu Permata) yang dapat diandalkan.

Cukup banyak saya temui gemslover yang berkeluh kesah akan banyaknya gems lab baru yang bermuculan, dimana terkadang, menurut mereka hasil yang dikeluarkan dapat mengerutkan dahi. Oleh karena itu selanjutnya akan saya jelaskan enam tips yang dapat membantu anda dalam ‘menganalisa’ apakah Gems Lab tersebut dapat diandalkan.  Pertama, anda perlu sedikit banyak mencari tahu latar belakang dari Gems Lab tersebut. Kedua, tidak ada salahnya jika anda bertanya-tanya alat apa saja yang digunakan dalam proses pemeriksaan. Ketiga, yang terpenting dari semuanya, anda harus mencari informasi mengenai Gemolog yang bertanggung jawab. Keempat, mencermati kontribusi Gems Lab dalam skala nasional maupun internasional. Kelima, mempelajari sistem keamanan yang diimplementasikan Gems Lab. Dan yang keenam adalah menilai profesionalisme mereka. Berikut penjabarannya;

1. Latar belakang Gems Lab 

Latar BelakangInformasi mengenai Gems Lab harus lah mudah diakses atau diketahui Gemslover. Ini berarti Gemslover dapat dengan mudah mencari asal usul Gems Lab tersebut dan dapat mengetahui segala informasi mengenai hal-hal detail dari suatu Gems Lab (mempunyai website, halaman facebook, contact person yang dapat dicari dengan mudah, dan sebagainya). Gems Lab juga haruslah Independent atau lepas dari Intervensi pihak-pihak tertentu. Dengan begini, diharapkan gemslover mendapatkan gambaran, setidaknya, apakah Gems Lab ini sungguh-sungguh dan dibangun dengan penuh keseriusan, atau….. hanya profit oriented semata?

2. Peralatan yang memadai

Laboratorium batu permata harus memiliki alat-Peralatanalat yang lengkap guna menganalisa batu mulia secara maksimal. Paling tidak, peralatan-peralatan standar, seperti Mikroskop, Refractometer, Polariscope, Spectorscope, Dichroscope, Alat timbangan berat jenis, dan beberapa perlatan standar lainnya yang dapat anda baca lebih jauh di http://jesse-taslim.com/2015/08/26/peralatan-standar-untuk-gemologi/. Selanjutnya juga ada peralatan Advance seperti UV-ViS, FTIR, Raman, LIBS Test, dan lainnya.

3. Gemologist

Gemologist

Bagi saya ini merupakan esensi terpenting dari Gems Lab. Pertama, Gems Lab harus di isi oleh Gemologist yang telah mengeyam pendidikan ilmu Gemologi di beberapa Institusi dunia. Mendapatkan gelar “Gemologist” tidak lah semudah hanya mengikuti kursus singkat, atau sekedar sekolah online yang hanya memakan waktu beberapa minggu atau satu dua bulan. Sekedar informasi, untuk lulus dari Gemological Institue of America (GIA), para calon Gemolog di haruskan sekolah intensif selama 7-10 bulan, dalam rentang waktu tersebut, calon Gemolog diwajibkan menyelesaikan course mengenai Diamond (Berlian), baru kemudian lanjut untuk menyelesaikan Color Stones (Batu Mulia). Jika para calon Gemolog tidak menyelesaikan keduanya, maka tidak akan bisa mendapatkan gelar tertinggi dari GIA, yaitu Graduate Gemologist (G.G). Begitu juga dengan Institusi lainnya. Bahkan, Gem-A di Inggris memakan waktu lebih kurang dua tahun untuk menyelesaikan keseluruhan studi Gemologi programnya.

Lantas, apakah setelah selesai sekolah Gemolog langsung bisa membuka “praktek”? well, sekolah hanya mengajarkan dasar, diperlukan pengalaman lebih lanjut jika ingin membuka “praktek”, karena pada dasarnya, batu-batu yang akan diteliti seorang Gemolog itu jauh lebih rumit dari batu-batu yang diajarkan ketika sekolah. Atas dasar itu, selesai mengeyam pendidikan, Gemolog harus lah mengikuti pelatihan terlebih dahulu setidaknya 3-6 bulan dengan bimbingan Gemolog lainnya yang lebih senior dan berpengalaman. Diatas sudah saya paparkan mengenai alat-alat standar dan advance dalam dunia gemologi, namun, peralatan secanggih apapun tidak akan memiliki arti apabila tidak didukung oleh skill Gemolog yang mumpuni. Mengapa demikian? Karena sejatinya, alat-alat diatas hanyalah “pembantu” seorang Gemolog dalam menganalisa. Cara kerja alat-alat tersebut tidak seperti mesin barcode, yang otomatis dapat mengeluarkan data ketika disorot. Gemologist lah yang menentukan dengan bantuan alat-alat tersebut. Jadi sekali lagi saya tekankan, skill seorang Gemolog lebih penting dari peralatan yang paling canggih sekalipun. Anda last but not least, seorang Gemolog yang bekerja disuatu lab, tidak boleh jual-beli batu permata guna menjaga kredibilitas serta menghindari adanya conflict interest.

4. Kontribusi

KontribusiGems Lab yang baik juga dapat dilihat dari kontribusinya terhadap perkembangan ilmu serta pasar batu mulia. Hal ini dapat dicermati dari riset-riset yang dilakukan Gems Lab tersebut dengan bantuan para Gemolog ahlinya, keterlibatannya dalam seminar-seminar atau talkshow mengenai batu mulia dan sebagainya.

5. Keamanan

keamananKemanan yang saya maksud ada dua; pertama, tempat. Di dalam Gems Lab terdapat banyak batu klien yang sedang diperiksa dan disimpan, karenanya keamanan, mulai dari kamera pengintai (CCTV), system penguncian pintu, dan beberapa alat demi keamanan lainnya harus ada. Kedua, keamanan yang saya maksud adalah system dan material sertifikat yang tidak mudah untuk dipalsu. Bayangkan jika sertifikat dengan material yang asal-asalan, ditambah tidak adanya database berbasis online yang dapat diakses pemilik batu untuk mengetahui keaslian sertifikat yang dipegangnya, tentu dapat merugikan banyak pihak, bukan?

6. Profesionalisme

ProfesionalTentunya Gems Lab harus menjunjung tinggi profesionalisme, dimulai dari jajaran Gemolognya, staff dan crew yang menjadi bagian Gems Lab tersebut. Gemolog yang profesional akan selalu berada di Laboratorium dan secara langsung menangani serta menganalisa setiap batu mulia yang masuk. Dimana ini adalah pekerjaan utama seorang Gemolog. Jika anda menemukan gems lab yang tetap buka  ketika Gemolognya “jalan-jalan”, anda WAJIB menanyakan kepada staff yang bekerja disana, siapa yang memeriksa batu anda. Anda tidak mau kan, periksa ke dokter namun yang memeriksa anda seorang suster? Lalu berikutnya pada jajaran staff dan crew dapat  anda nilai dari bagaimana mereka menghadapi customer, menerima masukan dan complain, serta peduli terhadap segala kebutuhan pelanggan.

Demikian keenam kriteria utama yang harus ada pada Gemstone Laboratory. Semoga bermanfaat. Terima kasih

Adam Harits, G.G (GRILab)

Design by Ashari

Advertisements

2 thoughts on “Tips-tips dalam memilih Gems Lab (Laboratorium Batu Permata) yang dapat diandalkan.

    1. GRS express: 1-2 hari kalau kenal dengan Peretti 🙂

      Lab di Indo satu-dua hari aja udh di bilang lama, masyarakat banyak yg belum faham, maunya yang instan. Ada tuh lab yang 10 menit selesai, pak 🙂 saya selalu bilang, klo lab 10 menit selesai, marah sama lab tsb. Masa kita bayar mahal-mahal cuma 10 menit jadi (meriksanya berapa lama?? nyetak, foto dan lainnya juga pakai waktu loh, apa jangan-jangan gak diperiksa batunya.. hmm)

      tapi menurut saya, waktu 1-2 hari itu sudah sangat cukup dan memadai. sekedar info aja, lab di luar ada yang sampai 2 minggu bahkan lebih karena antriannya, bukan karena proses pemeriksaannya yang sampai segitu lama. proses pemeriksaan saya jamin 1 batu klo bisa di identifikasi paling lama 4 jam.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s