Origin.

1357735065_1!!-!!Gem Mines In sri Lanka 2

Source of picture: http://www.travelonka.com

Origin dalam dunia batu mulia dapat diartikan sebagai asal muasal dimana tempat batu permata ditemukan. Di Indonesia khususnya, Origin menjadi fenomena tersendiri. Fanatisme Origin memiliki dampak positif namun juga negatif. Dampak positif yang telihat adalah apabila di suatu negara, saya ambil contoh Indonesia misalnya, ditemukan jenis-jenis batuan, maka fanatisme ini dapat berdampak positif terhadap perkembangan potensi batu mulia di Indonesia. dampak negatifnya adalah ketika pecinta batu tidak lagi membeli, menjual ataupun mengoleksi batu permata berdasarkan keindahannya, namun hanya berdasarkan Orignnya. Lantas langkah-langkah apa yang penting dijalani dalam menentukan Origin? apakah Origin merupakan suatu ilmu pasti? Apakah semua jenis batu permata dapat ditentukan Originnya? pertanyaan-pertanyaan tersebut merupakan pertanyaan yang cukup sering ditanyakan kepada kami, para peneliti dan institusi.

Menentukan asal-usul atau Origin batu permata bukan lah perkara mudah. Dalam tahapannya, penentuan Origin terdiri dari beberapa proses yang pada akhirnya dapat melahirkan suatu kesimpulan.

Pertama, Sample. Tahapan pertama ini sangat penting dan fundamental,  dibutuhkan sample batu langsung dari tambang dan negara yang ingin diteliti. Sample yang didapat pun harus dipastikan memang benar adanya berasal dari tambang tersebut. Cara paling tepat adalah dengan mendatangi lokasi tambang tersebut dan melihat dengan mata kepala sendiri proses pengambilan material dari tambang tersebut.

Kedua, Riset. Tidak serta merta setelah memiliki sample lantas otomatis dapat mengkategorikan asal-usul batu tersebut, justru ini adalah permulaan. sample yang didapat perlu dikaji secara komprehensif, dimulai dari komposisi kimia, karateristik inklusi dan ciri-ciri lainnya sampai dimana kita memiliki argumen dand asar yang jelas dalam menyebut batu permata jenis A berasal dari negara Z.

Ketiga, Perbandingan. Banyak kasus terjadi dimana ciri-ciri antar negara penghasil emmiliki karakter yang mirip dan hampir identik. Disinilah studi komparatif dibutuhkan. Artinya adalah membandingkan sample yang mirip tersebut satu sama lain dan secara komprehensif mencari dimana letak perbedaannya. Dalam dunia Gemologi, peneliti diwajibkan untuk terus mengikuti perkembangan terkini, karena hampir setiap tahunnya ada tambang baru yang ditemukan.

Ketiga tahapan diatas harus melengkapi satu sama lain. Kita tidak bisa menentukan Origin hanya dari salah satu tahapan. Namun seringkali meski telah melakukan ketiga tahapan utama diatas, penentuan Oirign, boleh dibilang, masih kerap kali keliru. Hal ini bisa terjadi karena tiga tahapan diatas bukan lah ramuan sakti yang dapat memberikan jawaban begitu saja, bahkan, perlu diingat, meskipun ketiga tahapan diatas telah dilalui, penentuan Origin tetaplah suatu Opini yang didasari oleh Riset. Kekeliruan dalam menentukan origin sangat mungkin terjadi, tetapi kekeliruan itu haruslah memiliki dasar.

niessing-theme-max-04

Lalu bagaimana dengan batu-batu jenis lainnya, seperti misalnya Peridot, Topaz, Quartz, Zrcon, Tourmaline, dan lain-lain? Mengacu terhadap standar Universal, batu-batu jenis ini tidak lah menjadi kajian utama dalam penentuan Origin. Hal ini, menurut penulis, disebabkan banyak hal. Satu, karena memang karakter antar negara satu dengan lainnya tidak dapat dibedakan. Dua, harga dari batu-batu tersebut yang tidak sebanding dengan biaya riset yang harus dikeluarkan. Tiga, budaya yang telah berlangsung lama di seluruh dunia, dimana penyebutan Origin hanya lah antar penjual dan pembeli tanpa menuntut lembaga riset batu permata untuk meneliti atau mencari tau Originnya. Bagi penulis sendiri, budaya yang terjadi secara global ini layak untuk di contoh. sadar atau tidak, sejujurnya budaya ini cukup bagus. Bayangkan jika lembaga riset dituntut untuk melakukan hal yang mereka belum mampu, apa yang terjadi? Pembodohan publik. Demi memberikan kepuasan kepada pecinta batu dan menghindari kontroversi, lembaga riset memilih untuk asal menulis Origin batuan dengan hanya mengandalkan google. Siapa yang pada akhirnya dirugikan?

 

Adam Harits, G.G

GRI-Lab Gemologist

Advertisements

2 thoughts on “Origin.

  1. Setiap batu ada ceritanya. Keindahan batu dan cerita yang bagus tentu saja merupakan alasan yg sangat fair bagi kolektor untuk mengkoleksi batunya.

    Origin/asal usul adalah bagian yg sangat penting dari sebuah cerita. Maka dari itu sebuah lembaga riset terus dituntut oleh pasar untuk bisa menentukan origin. Lembaga riset yg kredibel tentu saja akan merasa tertantang untuk bisa memberikan jawaban yg benar.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s