Alexandrite Chrysoberyl

Terjadi kesimpang siuran di pasar batu mulia, khususnya di Indonesia bagaimana menentukan Alexandrite Chrysoberyl yang sesungguhnya.

Image

Sedikit meluruskan dari banyaknya presepsi kita yang ‘salah’. Ada beberapa poin yang membuat saya tertarik untuk meluruskan dan membantu para pecinta batu mulia agar dapat lebih memahami makna dari alexandrite itu sesungguhnya. Karena seperti yang kita tahu, alexandrite chrysoberyl terutama di indonesia ini banyak disalah artikan.

Perlu diingat alexandrite chrysoberyl adalah perubahan warna dari green/bluish green ke salmon red/purple. Lalu bagaimana jika perubahannya yellow ke green? Saya jelaskan sedikit. Hampir disemua chrysoberyl mengandung warna diantara yellowish green, greenish yellow, yellowish orange, brownish yellow, yellowish brown dll. Jarang chrysoberyl warnanya itu pure green saja seperti emerald atau tourmaline misalnya. Yang saya ingin sampaikan disini, jika perubahan chrysoberyl dari hijau ke yellow atau sebaliknya, tidak bisa disebut color change. Ya, karena itu memang bukan color change. Dan memang tidak ada sebutan ‘color change’ saja untuk chrysoberyl, karena saya dapati beberapa pihak yang mengklaim bahwa perubahan hijau ke kuning atau orange memang tidak bisa disebut alexandrite chrysoberyl, tetapi bisa disebut color change chrysoberyl, dan jujur saya mempertanyakan teori darimana yang mereka ambil?ย  yang disebut color change sudah pasti alexandrite. yang namanya alexandrite sudah pasti color change.

teori ini sudah ada dari dulu dan sampai detik ini pun tetap berlaku. Warna hijau yang mengandung yellow, ketika disenter lampu putih tentu hijaunya akan dominan, dan jika disenter kuning, berubah menjadi kuning. Mengapa? Simple, cahaya kuning tentu merangsang warna kuning menjadi dominan, dan kita harus ingat, color change itu perubahan warna dasar dari A ke B, terlepas dari berapa persen perubahannya itu sendiri, misal dari green lalu berubah sedikit saja ke merah, tetap disebut alexandrite. bukan pergeseran warna yang sering diartikan sebagai alexandrite selama ini yaitu hijau ke kuning atau sebaliknya. Mari kita berpikir logika sejenak, ga usah jauh2, lihat warna kulit kita, lalu ambil senter kuning dan senter kulit kita. Apakah kulit kita juga color change? Atau tembok putih, lalu senter kuning, pasti kuning juga.

Jadi saya rasa kita harus memulai dari dini untuk mengikuti standar international. Karena hanya di indonesia saja yang menyebut yellow ke green atau sebaliknya adalah color change. Dan tentu hal ini akan berdampak buruk bagi pasar batu di Indonesia, dalam jangka pendek maupun panjang. mengapa bisa begitu? saya akan beri sedikit contoh kasus, misal, karena kebiasaan “kita” menyebut chrysoberyl yang mengandung warna hijau dan kuning itu alexandrite, ntah suatu saat batu tersebut dibawa oleh sang pemilik batu ke luar negeri mungkin untuk dijual atau sekedar menunjukan kepada pemain batu di luar negeri dan menyebutnya alexandrite beserta sertifikatnya, apa kata dunia? mereka akan berpikir apakah orang-orang indonesia segitu hebatnya sampai tidak bisa membedakan alexandrite? apakah orang indonesia tidak bisa lebih menghargai nilai dari alexandrite yang asli? Alexandrite chrysoberyl merupakan salah satu fenemona langka yang terdapat di chrysoberyl, ingat, langka. langka berarti memiliki nilai yang lebih. begitu banyak dampak yang akan kita alami tentunya.ย  Dunia permata berkembang dengan sangat cepat, jangan sampai kita ketinggalan. keep it update.Terima kasih, salam sukses.

Adam Harits, G.G

GRI-Lab Gemologist

Advertisements

7 thoughts on “Alexandrite Chrysoberyl

  1. Saya juga setuju dengan anda mengenai polemik alexandrite ini. Dari banyak referensi yg saya baca, memang alexandrite menyebutkan perubahan warna dari ke-hijau2an jadi ke-ungu2an.

    Tapi terlepas dari itu, saya herannya kok GIA bisa mengeluarkan hasil report ini ya. Kira2 ini keluar dari pakem atau tidak? Mohon penjelasannya.

    http://www.ebay.com/itm/6-42-cts-GIA-CERTIFIED-Natural-Nice-Color-Change-Ceylon-Alexandrtie-/361258164241?pt=LH_DefaultDomain_0&hash=item541caa2011

    1. Betul pak, fenomena color chane itu perubahan dari cool color ke warm color atau mungkin sebaliknya. Nah belakangan ini saya juga menemui satu sertifikat GIA yang mengeluarkan Alexandrite untuk perubahan warna yang kalo menurut saya bertolak belakang dengan standard dunia mengenai Alexandrite. Skrg saya lg coba cari referensi serta alasan GIA mengenai hal itu, pasti ada alasan, dan saya harap ketika saya temukan, alasannya ilmiah.

      1. Atau mungkin GIA memberikan ukuran khusus buat alexandrite versi “green-to-yellow” ya Pak? Seperti misalnya seberapa “signifikan” perubahan warnanya, dsb.
        Kalo saya lihat barang tsb. sebagai salah satu contoh, secara kasat mata walaupun dari hijau ke kuning tapi memang itu signifikan berubah warnanya.
        Tidak seperti kebanyakan barang yg saya temui di pasar Indonesia sini, yang terlalu “memaksakan” perubahan warnanya.

  2. saya mempunyai bbrp batu alex (biru/ungu/ijo ke merah) warisan dr kel sudah lama skali,karena bbrp tahun terakhir ini lagi rame batu,akhirnya sy cb bongkar2 lagi,dan mempelajari alexandrite rusia,tp karena bbrp org yang mencoba membuat memo/sertifikat untuk batu ini hasilnya slalu menjadi sintetis akhirnya sy cm mencari lab yang bener2 sudah mengeluarkan memo buat alex rusia,tp smp saat ini belum menemukan lab nya..hehe,mungkin bpk bisa bantu menjelaskan perbedaan natural & sintetis khusus yg rusia?terus terang alexandrite yg rusia (asli/sintetis) ketika dipakai ,org jg akan heran perubahan warnanya.dan org tua dl slalu tau batu alexandrite itu batu lama.jadi sy suka dgn batu ini walo mungkin cm sintetis hehe oya bisa minta no kontaknya pak?ini kontak sy 081322880508.

    1. Selamat Pagi, Synthetic Alexandrite sudah lama tidak ditemukan di pasar pak, dikarekan synthetic alexandrite chrysoberyl sudah tidak lagi diproduksi. Synthetic dengan natural itu memiliki kandungan komposisi yang sama, kalo natural terbuat dari proses alam, sedangkan synthetic dibuat. Jadi untuk batu anda ada dua kemungkinan, 1, benar batu teraebut Alexandrite, 2, atau batu tersebut jenis lain yang memiliki fenomena cats eye juga, bisa batu asli ataupun batu buatan. Bisa langsung hubungi 0213510132 Gem Research International Lab

      1. terima kasih jawabannya pak, oh ada jg batu lain yg colour change nya mirip alex pak?sy kira perubahan yg drastis dr biru/ijo ke merah itu cm alex,mungkin bpk ada referensi web yg menjelaskan inclusionnya alex rusia?soalnya alex yg sy punya itu satu sama lain beda karakter/cutting walo ukuran nya sama (dr 6mm – 10mm) ada yg warna ungu,ijo,biru (warna dasar) tp ketika disorot dgn sinar (senter led putih) menghasilkan warna ijo/biru dan disorot sinar api (lilin/korek) ato lampu bohlam dia berubah merah..sy penasaran dgn inclusion natural dan syntetik nya pak..mungkin bpk bisa bantu perbedaannya,soalnya kl dibawa smua ke lab bisa tekor di biaya pak hehe..

      2. Saya mau menanyakan, sy pernah membaca satu blog tentang ciri alexandrite natural adalah selain color change alexandrite natural bisa menempel di kaca.. Yang saya tanyakan apakah benar speck alexandritenya natural rusia itu demikian, karna sy blm menemukan alexandrite dgn fenomena demikian di pasaran… Jika memang demikian saya ingin membuat sertifikat permatanya. Krn sy sdh ke brp lab ternyata hasilnya sintetik. Padahal itu barang dari thn 1920 warisan buyut saya dan alexandrite nya bisa menempel di kaca. Saya mohon informasi speck alexandrite natural. Tks. Kontak saya 081223215976

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s